Senin, 25 Oktober 2010

Kisah di 6A

“HOREE!!!”, teriakku saat tahu bahwa aku sekelas dengan sahabatku, Silvi, di kelas 6A. Aku juga sekelas dengan banyak teman yang sudah aku kenal sebelumnya. Pokoknya aku yakin, aku akan betah di kelas 6A.

Pelajaran sudah dimulai. Pelajaran semakin sulit. Namun, aku tetap berusaha agar menjadi yang terbaik di kelas. Walaupun aku tahu itu mustahil.. Hahhaha!

Semakin lama, aku semakin mengenal teman-teman sekelasku. Mereka anaknya seru! Dan di 6A itu banyak yang “cinta2an” gtu.. hihihi! Dan yang paling hot, ada cinta segitiga! Yapz..! itu adalah Bella, Jimmy, dan Okta. Jadi, Okta suka sama Jimmy, tapi Jimmy’a suka sama Bella… Kasian ya si Okta.. hihihi! Lucunya, saat Bella ingin masuk kelas, Jimmy sengaja mau keluar kelas agar berhadapan dengan Bella. Dan,,… JENG JENG!!! Benar! Mereka saling berhadapan dan mereka saling menatap sejenak. Kami yang sedang ada di kelas dan menyaksikan itu teriak-teriak “CIE CIE…. EHEM EHEMMMM….”. Wakakakka…. Lucu banget deh!

Ada juga yang saling suka. Banyak malah! Ada Silvi dan Anton, Yosefina dan Kevin, Ella dan Bagas, Dicky dan Catharine, Hillary dan Aji, dan masih banyak lagi deh! Ada juga yang suka sama cowok atau cewek yang sama. Contohnya Vina and Desna yang suka sama Anton, deelel.

Bagi rapor semester 1 udh. Sekarang tinggal belajar keras untuk dapat lulus UASBN. Pfff…. Itulah derita (?)… Tapi, mau gimana lagi? Udah takdir! Hehehhe…

Lanjut! UASBN sudah dekat. Tapi sebelumnya kami akan mengadakan PERJUSA. Itu yang kami tunggu-tunggu. Walaupun hanya selisih beberapa bulan dari UASBN, kami tetap semangat mengikutinya.

Kami pun berangkat ke Cibubur untuk mengikuti PERJUSA. Di acara PERJUSA, yang paling mengesankan untukku adalah saat renungan di malam hari. Banyak yang menangis. Namun tiba-tiba arah mataku tertuju kepada Ella yang duduk tidak jauh dari tempatku. Aku melihat dia sedang melihat ke arah Bagas dan ternyata Bagas juga sedang melihat ke arah Ella! Hahhaha.. Aku tertawa kecil. Namun, “SSstttt,…!” desis teman-temanku. Aku bingung. Ternyata suaraku terdengar oleh teman-teman disampingku. Aku jadi malu. Hihihi!

Malam lagi, kami disuruh tidur untuk acar tengah malam nanti. Yaitu Jurit Malam. Hmm,, itu adalah saat-saat yang menyenangkan bagi anak-anak pemberani. Tetapi tidak bagi beberapa teman-teman reguku. Mereka semalaman berbicara bagaimana seramnya Jurit Malam itu.

Jurit Malam tiba. Kami menggunakan jaket agar tidak kedinginan. Kami juga membawa 1 senter di masing-masing regu. Karena aku ketua regu, aku berjalan di paling depan. Seru!!! Daripada harus dibelakang! Nanti kalau ada yang mencolek-mencolek gimana? Hiiii…

Selesailah cerita PERJUSA. Kini saatnya Ujian Praktek. Hari ini saatnya UP(Ujian Pratek) IPA. Hmmm,,… Materinya tentang gerhana. Tibalah saatnya giliranku. “Deg deg… deg deg..”, jantungku berdetak keras. Aku mulai masuk. Saat sudah di depan guru, aku mati seribu bahasa. Lupa apa yang harus dimongin. Ini mungkin gara-gara terlalu nervest kali ya… Udah gitu, guru yang menjadi pengawasnya adalah Bu Yohana dan PAK KRIS!!! Bused! Akhirnya aku dikasih tahu awalnya. Selesai.

Saatnya UASBN. Tentu ini hal paling menegangkan bagi semua murid 6 SD. Hfftt…. Setelah 3 hari melakukan UASBN dan beberapa hari melakukan UAS, akirnya semua ujian dan pelajaran SD telah selesai. Tapi kami memang tidak boleh senang dahulu, karena belum tentu kami lulus.

Setelah seuanya selesai, kami latihan untuk perpisahan. Ada yang main band, baca puisi, vokal grup, modern dance, dan Padus dari tiap kelas. Kelas 6A menyanyikan lagu Jangan Menyerah-D’masiv. Kelas 6B menyanyikan lagu Beraksi-Kotak, dan kelas 6C menyanyikan lagu Buka Semangat Baru-Ello, dekaka.

Perpisahan telah tiba. Banyak yang menangis karena sedih akan berpisah dengan teman-teman yang lain. Perpisahan dimulai dengan penampilan-penampilan pengisi acara. Lalu, saatnya pembagian surat, apakah lulus atau tidak. Satu-persatu dari kami mulai naik panggung untuk menerima surat tersebut. Hampir semua tangan kami bergetar saat menerimanya. “Satu,…”, terdengar suara guru kami mulai memberi aba-aba untuk membuka amplop berisi surat itu. “Dua...”, terdengar lagi suara guru kami yang makin endekati saat meneggangkan itu. “Dua setengah..”, hfftt… membuat kami semakin penasaran. Tapi, “TIGA!”, teriak guru kami itu. Kami bergegas membukanya dan kami semua lulus. Bangga mendengarnya. Kami bersorak-sorai gembira. Ada yang langsung menghampiri orangtua mereka untuk membiri tahunya. Banya yang menangis terharu.

Saatnya pengumuman peringkat UAS dan UASBN. Peringkat UAS aku lupa. Namun aku ingat yang UASBN. Ingat beberapa. Yang aku ingat yaitu aku, Raras, Vina, Lucky, Patrick, dan Denis yang behasil mendapat peringkat satu UASBN. Sungguh kami tak menyangka. Aku juga bangga karena bisa mendapat peringkat 7 UASBN itu.

Setelah perpisahan itu, kami jarang berkumpul bersama. Padahal aku sangat kangen dengan mereka semua. Bye-bye kawan semua… Aku harap kalian tidak melupakan aku dan teman-teman yang lain…

*SELESAI*

Nb: bagi yang ditulis namanya, jangan marah ya.. Namanya juga cerpen.. hehhe… gimana? Bagus ga?

2 komentar:

bella mengatakan...

masa pake nama gua semuanya......................

Geofanni Nerissa Arviana mengatakan...

kenyataan Bel ahaha

Posting Komentar

Siapakah band terbagus menurutmu?

Mengenai Saya

Foto saya
Fanni. 99's. Vanlithsian XXIII. UMN Journalism '16. Travel, write, capture, shoot, repeat. Soon to be a journalist.

Pengikut